Sunday, 24 February 2013

Kunjungan Dari Kampus UNPAD

Kunjungan Dari Kampus UNPAD



Unpad Salurkan Sebagian Buku dari Mahasiswa Baru untuk Warga Kabupaten Tasikmalaya

[Unpad.ac.id, 2/12/2011] Sejumlah siswa SMKN Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya terlihat antusias ketika menerima sekira 1.800 eksemplar buku yang diserahkan dari Unpad, pada Kamis (1/12) kemarin.  Para siswa mengaku senang mendapatkan ratusan buku ini, karena selama ini mereka sangat kesulitan dalam mendapatkan buku bacaan. Bukan hanya karena lokasi mereka yang sangat jauh dari pusat kota, tetapi juga karena koleksi buku di perpustakaan sekolah masih sangat terbatas.

Ihar Hartini misalnya. Siswa kelas XI SMKN Pancatengah ini mengaku bahwa buku-buku yang sesuai dengan jurusannya, yakni Teknik Komputer dan Jaringan bahkan tidak ada di perpustakaan sekolah. Ia dan teman-teman selama ini hanya mencatat dari buku yang dimiliki oleh guru. Namun, ia kemudian sangat gembira ketika melihat sejumlah buku bertema Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) ada diantara tumpukan buku yang dibagi Unpad. Buku yang menarik perhatian Ihar diantaranya adalah buku tentang bagaimana cara membuat website dan desain grafis.

“Saya sangat senang karena tadinya persediaan buku di sekolah ini terbatas dan sekarang menjadi sangat banyak. Mudah-mudahan dengan adanya buku ini  menjadikan para siswa disini semakin pintar dengan membaca,” ujar Ihar.

Penyerahan buku ini dilakukan dalam program “Berbagi Buku Berbagi Ilmu”, program tahunan yang dilakukan oleh Unpad sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat. Melalui program ini, Unpad mengumpulkan buku dari mahasiswa baru, untuk kemudian dibagikan ke sejumlah perpustakaan di desa-desa daerah Jawa Barat. Buku-buku ini terdiri dari kategori Iptek, sosial, dan lingkungan. Jumlah 1.800 buku itu merupakan sebagian dari total 2.600 buku yang disumbangkan pada hari itu untuk sejumlah sekolah di tiga kecamatan, yaitu Pancatengah, Cikatomas, dan Cikalong.

Tahun ini, Unpad telah mengumpulkan sejumlah 21.150 eksemplar dari mahasiswa baru Unpad angkatan 2011/2012. Selain Kabupaten Tasikmalaya, puluhan ribu buku ini juga dibagikan ke kabupaten Sumedang, Garut, Ciamis, Bandung, dan Cimahi. Untuk Kabupaten Tasikmalaya sendiri, 6.800 eksemplar buku dibagikan untuk kecamatan Cikatomas, Cikalong, Cipatujah, Cisayong, dan Pancatengah.

“Lokasi pembagian buku berdasarkan permohonan dari desa-desa, yang merupakan wilayah binaan Unpad. Kami mengutamakan daerah yang akses untuk memperoleh informasinya sulit, daerah terisolir, karena tingkat pengadaan buku di daerah sana sangat kurang,” jelas koordinator pelaksana kegiatan, Ir. Yadi Supriyadi.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMKN Pancatengah, Drs. Taryo M.Pd mengucapkan rasa terimakasihnya atas pemberian buku-buku ini. Ia sangat bersyukur koleksi buku di perpustakaan sekolahnya menjadi bertambah, karena menurutnya minat baca siswa-siswinya sangat besar, namun terhalang oleh kurangnya jumlah dan jenis buku yang dimiliki oleh perpustakaan.

Drs. Taryo juga berharap sejumlah koleksi di perpustakaan sekolahnya ini bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh siswa-siswinya saja, tetapi juga oleh seluruh warga kecamatan Pancatengah. Ia juga mengungkapkan bahwa warga Pancatengah sangat haus akan informasi. Jangankan mengakses internet, untuk memperoleh koran saja sangat kesulitan mengingat lokasi mereka yang terpencil.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Utang Rustandi, Msi  mengungkapkan bahwa pembagian buku ini sangat besar manfaatnya untuk warga kabupaten Tasikmalaya, terutama untuk para siswa di kecamatan Pancatengah. “Mereka merupakan bagian dari anak-anak Indonesia yang ingin sekali maju, sama seperti anak-anak Indonesia lainnya,” ujarnya.

Sementara perwakilan dari Unpad, Wina Erwina, Dra., MA., mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memotivasi dan membantu perkembangan sekolah dan desa-desa yang ada di Jawa Barat. “Walaupun keterbatasan koleksi, mudah-mudahan siswa tidak menjadi mundur dari minat membaca,” ujar Wina.

Program “Berbagi Buku Berbagi Ilmu” ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Informasi dan Perpustakaan (Inpus), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom)Unpad, untuk mengklasifikasi dan memilah-milah buku-buku yang akan dibagikan. Kedepannya, ia berharap para siswa SMKN ini akan terlibat dalam program “Sahabat Perpustakaan” untuk menambah ilmu dalam pengelolaan perpustakaan sekolah.

“Ini menjadi kewajiban kami . Karena ada ilmunya, kami juga mengajak mahasiswa kami untuk terlbat. Kami mengajak mereka untuk melihat kondisi sebenarnya perpustakaan-perpusatakaan yang ada di wilayah Indonesa, khususnya jawa Barat. Sehingga hal ini akan menjadi pengalaman berharga bagi mereka, dan suatu saat mereka akan berpikir keras untuk memajukan bidang perpustakaan di tanah air,” ujar Ketua Jurusan Inpus Fikom Unpad ini. *

0 komentar:

Post a Comment